INFO KEMITRAAN

Info aneka kebutuhan barang Anda, klik tautannya di sini Showcase Fendy Sy. Citrawarga. https://vt.tiktok.com/ZS6f5nX7Y/?page=Mall
Tampilkan postingan dengan label #kisah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #kisah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 Juli 2020

KISWAH (Kisah dan Uswah) Bag. 3: ADAM BERJODOH

Ilustrasi Kakbah./net.

Dikisah ulang oleh Fendy Sy. Citrawarga

SESUDAH Allah SWT menciptakan Adam, lalu Dia menciptakan Siti Hawa (manusia berjenis perempuan pertama). Siti Hawa diciptakan oleh Allah dari tulang rusuk Adam dengan sosok rupawan nan cantik tiada tanding. 
Busana surgawi tampak lebih mempercantik pesona Siti Hawa. Berikut perhiasan-perhiasan yang menempel di tubuhnya tak ayal lagi kian menambah kecantikannya.
Mendapat teman di surga, Adam tentu saja sangat bahagia. Dia tidak sendiri lagi, melainkan ada teman pengusir sepi.
Kebahagiaan Adam lebih-lebih ketika tak lama kemudian keduanya dipanggil oleh Penguasa Surga yang telah menciptakan keduanya, yakni Allah SWT. 
Dikira ada apa, ternyata ada kabar gembira yang kalau meminjam bahasa Sunda tak ubahnya "nu kagunturan madu kaurugan menyan konĂ©ng". 
Bagaimana tidak, sebab saat itu pula Adam berjodoh dengan Siti Hawa.  Tentu saja agar dalam pergaulan keduanya diridai oleh Allah yang kalau istilah sekarang kita kenal dengan sebutan menikah dengan ketetuan syara sebagaimana telah ditetapkan oleh Allah SWT dan RasulNya.
Jadi, ketika menjalin kasih menambat rasa sayang di antara keduanya yang telah Allah ciptakan sejenis nafsu berahi di dalam tubuh keduanya, tetap berada dalam koridor kesucian melalui jalinan pertikahan tersebut yang tentu saja saat itu syariat yang diterapkan Allah hanya berlaku untuk keduanya.
Hal itu dapat dimengerti karena keduanya berada di dalam tempat kesucian yang disebut jannatunna'im, bukan neraka jahannam.
Tampaknya barangkali pengantin pertama dari golongan manusia itu   adalah Adam dan Siti Hawa, tentu saja harus tetap ada di setiap manusa yang mengaku muslim/muslimat bahwa di dalam mengesahkan hubungan berahi, hubungan biologis, harus terikat oleh tali pertikahan agar tidak termasuk zina yang dilarang oleh agama.
Setelah resmi menjadi suami-istri, kedua mempelai disuruh kerasan tinggal di surga yang merupakan tempat sarat aneka kanikmatan. Makanan, minuman, dan segala macam yang diinginkan sudah tersedia.
Singkatnya, ingin makan tinggal santap, tak harus susah-susah mencari uang untuk beli makanan, ingin minum tinggal menuang dari wadah yang telah tersedia berikut rasanya yang superlezat. 
Sudah begitu oleh Sang Pemilik surga dengan segala isinya itu disuruh-suruh jangan ragu dan tak usah bayar. Dalam Alquran tercatat:
"Wahai Adam, silahkan Anda dan istri Anda diami surga. Silakan santap berbagai macam makanan yang banyak dan lezat di mana saja kalian inginkan. Hanya, jangan sekali-kali mendekati satu pohon yang bakal menimbulkan Anda tergolong orang zalim." (Al Baqarah ayat 35). (bersambung)
_______________

PANGAN (Pantun Renungan)

"Belanja di akhir pekan,
bawa kardus juga panci.
Apa saja boleh makan,
halal harus jadi kunci." **